SMA NEGERI 2 BATUSANGKAR

KABUPATEN TANAH DATAR

Get Adobe Flash player

Selamat Datang di Official Website SMA Negeri 2 Batusangkar, www.sman2batusangkar.sch.id  | Keluarga Besar SMA Negeri 2 Batusangkar Mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Dibulan Ramadhan 1435 H, Maaf Lahir dan Batin

Sambutan Kepala Sekolah

Alhamdulilah puji dan syukur kami sampaikan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karuniaNYA jugalah Website SMA Negeri 2 Batusangkar dapat diktifkan kembali. Dimana sudah beberapa lama tidak aktif yang disebabkan oleh beberapa faktor.

 

Website adalah salah satu wadah terpenting untuk memberitahu atau menginformasikan sekolah kepada orang lain, baik tentang perkembangan yang sedang berjalan maupun harapan kedepan, Selengkapnya...

  • menjiwai kembali sumpah pemuda

    Thursday, 13 November 2014 11:01
  • Menakar Kepahlawanan

    Thursday, 13 November 2014 09:05
  • majalah mini sekolah CAHAYA

    Tuesday, 04 November 2014 14:24
  • pelantikan osis baru th 2014/2015

    Tuesday, 04 November 2014 13:46
  • Perayaan HUT RI ke 69 di SMA N 2 batusangkar

    Tuesday, 26 August 2014 08:40
  • Sosialisasi Kurikulum 2013 Dengan Orang Tua dan Siswa Baru

    Tuesday, 12 August 2014 12:37
  • BUKA BARENG SMA 2 BATUSANGKAR

    Thursday, 07 August 2014 12:05
  • Pelatihan Admin Web SMA Negeri 2 Batusangkar

    Tuesday, 08 July 2014 13:25
  • Lokakarya Guru Dan Tata Usaha SMA Negeri 2 Batusangkar T.P 2014/2015 Tanggal 28,29 Mei Dan 14,16 Juni 2014

    Thursday, 03 July 2014 10:21
  • Prestasi Siswa SMAN 2 Batusangkar

    Thursday, 03 July 2014 07:58

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday26
mod_vvisit_counterYesterday38
mod_vvisit_counterThis week64
mod_vvisit_counterLast week193
mod_vvisit_counterThis month646
mod_vvisit_counterLast month1053
mod_vvisit_counterAll days5927

Login Siswa

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • menjiwai kembali sumpah pemuda

    Menjiwai Kembali Nilai-Nilai Sumpah Pemuda Dedi Irwan ( Guru SMAN 2 Batusangkar )            Setiap  tanggal 28 Oktober kita memperingati hari Sumpah Pemuda. Yah, hari yang bersejarah dan sangat istimewa bagi warga negara terutama generasi muda. Kenapa tidak ! Pada hari itu ,  69 tahun yang lalu,  perwakilan organisasi pemuda…

    Read more...

Menjiwai Kembali Nilai-Nilai Sumpah Pemuda Dedi Irwan ( Guru SMAN 2 Batusangkar )            Setiap  tanggal 28 Oktober kita memperingati hari Sumpah Pemuda. Yah, hari yang bersejarah dan sangat istimewa bagi warga negara terutama generasi muda. Kenapa tidak ! Pada hari itu ,  69 tahun yang lalu,  perwakilan organisasi pemuda Indonesia  dari tiap  daerah  dan  dari berbagai latar belakang golongan berbeda-beda    , berkumpul bersama  untuk menyampaikan tekad dan bersumpah untuk Indonesia bersatu. Sebuah gagasan besar untuk mewujudkan Indonesia baru yaitu  Indonesia yang bebas merdeka dari cengkraman kekuasaan penjajah .           Dalam kongres Pemuda ke II yang dihadiri organisasi kepemudaan seperti Jong Java, Jong Sumatera, Jong Celebes , Jong Islamieeten Bond dan Thiam Hong, merumuskan  sebuah  tekad kuat  dan kesepahaman untuk bersatu  yang dikenal dengan  ikrar “Sumpah Pemuda”. Sumpah ini berisikan, tiga pokok pikiran meliputi  persatuan dalam hal bertanah air, berbangsa dan berbahasa. Konsensus pemuda inilah yang menginspirasi dan memotivasi  mereka  untuk menyatukan langkah berjuang sekuat tenaga merebut kemerdekaan. Dalam perjuangan yang panjang dengan pengorbanan yang luar biasa itu, akhirnya Indonesia memproklamirkan kemerdekaan  pada tanggal 17 Agustus.1945. Itulah buah manis yang telah dipersembahkan oleh pemuda dan pejuang tempo dulu.            Bagaimana dengan pemuda  masa kini ?  Sangat memprihatinkan ! Nilai dan semangat sumpah pemuda sudah mulai tergerus oleh kemajuan teknologi  dan globalisasi informasi. Banyak pemuda yang tidak lagi hafal dengan kalimat yang termuat dalam ikrar sumpah pemuda , apalagi makna dan nilai yang terkandung dalam ikrar tersebut . Sejatinya, pemuda ( pelajar dan mahasiswa ) sebagai generasi harapan. Generasi yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan dan pembangunan negeri ini, seharusnya  memahami nilai-nilai Sumpah pemuda. Bukankah ? Pemuda hari ini adalah pemimipin masa depan  (the young today, the leader tomorrow ). Pernyataan ini   hendaknya menjadi perhatian kita semua terutama  pemuda. Makanya pemuda harus bersiap diri untuk memimpin negeri ini dan negara harus memfasilitasi lahirnya pemuda  untuk  menjadi pemimpin yang cinta negeri dan rela berkorban.           Untuk menghasilkan pemimpin masa depan  yang berkualitas, negara harus bekerja keras menyiapkan generasi muda secara matang agar mereka kelak dapat mengemban amanah mulia ini dengan baik. Peran partai politik dan organisasi kepemudaan sangat signifikan dalam mewujudkan harapan ini. Nah, dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda tahun ini, hendaknya semua kita  ( pemimpin dan generasi muda ) berusaha untuk menjiwai kembali nilai-nilai yang terkandung dalam ikrar sumpah pemuda tersebut. Dengan demikian kita berharap akan  hadir pemimpin negeri dari semua level kepemimpinan yang  dapat memenuhi harapan rakyat.             Adapun nilai-nilai sumpah pemuda yang harus dijiwai kembali adalah. Pertama, cinta bangsa dan tanah air, nilai ini harus dimiliki semua lapisan masyarakat terutama pemimpin. Kenapa demikian? Karena  dengan nilai ini akan membangkitkan semangat pembelaan yang tinggi terhadap keselamatan negeri ini. Orang yang memiliki kecintaan  yang benar terhadap bangsa dan tanah air tentu akan berusaha memberikan yang terbaik untuk negerinya. Mereka akan bekerja dan berkarya untuk meraih kejayaan bangsa bukan untuk kekayaan pribadi.             Kedua, nilai persatuan , ya sebuah nilai yang urgen dalam keberlangsungan negara ini. Rakyat yang bersatu dengan pemerintahan yang solid tentu akan memudahkan negeri ini untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Hendaknya perbedaan suku bangsa, bahasa, daerah, golongan atau partai politik bukannya untuk berpecah bela tetapi justru merupakan kekayaan berharga dalam membangun negara ini dalam keberagaman.             Ketiga, mengutamakan kepentingan negara, maksudnya kepentingan negara harus di atas kepentingan kelompok atau partai. Ketika seseorang diamanahkan mengurus negara maka dengan rela hendaknya mengenyampingkan kepentingan partainya. Makanya sangat tepat bagi pemimpin yang tidak rangkap jabatan. Mereka harus mundur dari jabatan politik di partainya untuk konsentrasi dalam melaksanakan tugas pemerintahan sehingga memberikan hasil yang maksimal.          Keempat, rela berkorban. Nilai inilah yang telah dipersembahkan oleh pemuda dan pejuang bangsa yang hendaknya juga menjadi pakaian hati bagi pemimpin saat ini. Mereka harus berkorban untuk negara bukan mengorbankan negara untuk kepentingan pribadi. Dengan nilai ini maka lahirlah pemimpin  yang dekat dengan rakyat karena dirinya telah berjuang dan berkorban untuk rakyatnya.                    
Menakar Kepahlawanan Kita                                                                        Dedi Irwan                                               (  Penulis Buku ,  Tinggal di Batusangkar )              Setiap tanggal 10 November, kita memperingati  hari Pahlawan. Yah, hari  penting dan sangat bersejarah dalam mempertahankan  kemerdekaan Indonesia. Peringatan hari Pahlawan kali ini, hendaknya memberi makna yang mendalam bagi kita semuanya  terutama bagi  para wakil rakyat . Apalagi di tengah carut marut perpolitikan nasional yang semakin membara  dengan terjadinya dualisme kepemimpinan DPR. Hal ini  telah  menambah catatan kelam  yang  menciderai keindahan demokrasi In              Sederetan dagelan politik yang memalukan sekaligus memilukan justru dipertontonkan wakil rakyat  dengan jelas dan disiarkan  media secara massif . Setelah rakyat menyaksikan ketidakcerdasan  mereka dalam mengelola  perbedaan. Kemudian muncul  lagi  insiden tragis  waktu pemilihan pimpinan alat kelengkapan DPR  yang seharus tidak perlu terjadi. Begitulah drama politik  yang tak indah ini dilakoni oleh bintang Senayan  yang nyata-nyata  bertolak belakang dengan semangat kepahlawanan.              Sangat ironis, wakil rakyat sejatinya dapat membahagiakan hati rakyat dengan etos kerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas kedewanan namun yang terjadi justru malah membuat kegaduhan politik dengan membuat pimpinan DPR tandingan. Ini nyata-nyata inkonstitusional karena tidak ada landasan hukumnya sekalipun atas dasar kekecewaan atau tidak proporsionalnya  pembagian pimpinan anggota legislatif tersebut.         Makanya, kehadiran peringatan  hari pahlawan  ini ,  hendaknya dapat  menggukur  atau menakar  kepahlawanan kita  .  Apakah kita layak disebut sebagai seorang  pejuang dan pahlawan bangsa  atau justru sebaliknya. Jawabannya tentu ada pada diri kita masing-masing. Namun yang jelas sebagai anak bangsa,  apapun profesi kita bagaimanapun   level kepemimpinan kita,  maka harus mampu memahami makna Hari Pahlawan   dan meresapi nilai-nilai kepahlawanan yang terkandung  di dalamnya.          Kita harus  kembali menelusi sejarah panjang perjuangan bangsa ini. .Bagaimana perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Luar biasa ! Mereka telah mempersembahkan sesuatu yang indah dan sangat berharga buat negeri tercinta ini yang telah kita nikmati.  Nah, kini  tinggal lagi  peran dan kerja nyata kita dalam  melanjutkan perjuangan  mereka dengan membangun negeri menuju kemerdekaan yang hakiki. Menelusuri Jejak Hari Pahlawan              Kenapa tanggal 10 November dijadikan sebagai momem peringatan hari pahlawan ? Yah, karena pada  tanggal tersebut, 69  tahun yang lalu,  terjadi  pertama kalinya pasukan Indonesia melakukan perang melawan  tentara sekutu setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Selain itu  merupakan  pertempuran terberat dan terbesar sepanjang  sejarah  Revolusi Nasional Indonesia.  Setelah Indonesia merdeka dan mengalahkan tentara Nica. Perjuangan anak bangsa bukannya berakhir namun justru  semakin  menggelora untuk mempertahankan kemerdekaan  yang sudah ada.             Dengan alasan melucuti senjata Jepang dan memulihkan keamanan Indonesia,  tentara sekutu yang dikomandani Inggris memasuki Jakarta dan kemudian menduduki kota Surabaya. Ternyata, semua itu hanya sebagai alasan  untuk  mengembalikan Indonesia sebagai negeri jajahan Belanda. Hal ini terbukti dengan hadirnya kembali tentara Belanda dalam koalisi tentara sekutu tersebut. Ditangkapnya pejuang Indonesia dan adanya ultimatum agar seluruh pejuang menyerahkan senjatanya menunjukkan kebusukkan misi koalisi tersebut. .       Para pejuang  menolak dengan tegas tentang ultimatum tentara Sekutu , karena ini di anggapnya sebagai penghinaan dan pelecehan terhadap perjuangan bangsa Indonesia. Apalagi setelah  terbentuknya Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang bertanggung jawab untuk mempertahankan kemerdekaan negeri. Maka para pejuang bahu membahu mengadakan perlawanan terhadap tentara sekutu yang telah membombardir kota Surabaya                Bung Tomo dengan pasukannya (arek-arek Suroboyo)  mampu memberikan perlawanan hebat. Walaupun persenjataan yang dimiliki sangat sederhana namun berkat semangat yang membara dan keinginan kuat untuk tetap merdeka. Bung Tomo secara eroik mengobarkan semangat perjuangan para pemuda dan pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan. Teriakan takbir dan desingan peluru berpadu , mengetarkan nyali penjajah untuk menyerah pada pahlawan bangsa. Akhirnya,  usaha ini berbuah manis dengan hengkangnya pasukan sekutu dari negeri pahlawan ini. Mewujudkan nilai-nilai Kepahlawanan             Banyak nilai-nilai kepahlawanan yang kita butuhkan dalam  membangun negeri  untuk mewujudkan cita-cita proklamasi, Dengan nilai-nilai tersebut tentu kita juga dapat mempersembahkan sesuatu yang berharga untuk negeri tercinta sebagaimana yang telah diberikan oleh pahlawan tempo dulu. Adapun nilai-nilai penting itu meliputi.Pertama, berjuang sekuat tenaga. Untuk mewujudkan tujuan kemerdekaan yang benar maka semua kita bertanggung jawab dan berusaha memberikan yang terbaik untuk negeri ini. Sungguh, kemerdekaan yang kita nikmati sekarang bukanlah hadiah dari penjajah atau pemberian cuma-cuma dari mereka. Namun didapat berkat   perjuangan yang amat dahsyat dengan mengorbankan harta benda bahkan  jiwa raga. Makanya, kita juga hendaknya mampu berbuat seperti para pejuang atau pahlawan bangsa, tentu dalam membangun negeri tercinta ini.             Kedua rela berkorban. Sebagai konsekwensi perjuangan maka pengorbanan sangat dibutuhkan. Mustahil kita akan mendapat hasil perjuangan yang maksimal tanpa pengorbanan. Bagaimana hendaknya kita mampu berkorban untuk bangsa dan negara ini dengan cara menghargai jasa-jasa para pahlawan, membangun negeri dengan politik yang santun,  menghargai hasil demokrasi, bangga dengan karya anak bangsa, membayar pajak, bahkan berkorban jiwa raga dari ronrongan dunia luar dan gangguan dari dalam negeri.            Ketiga , mementingkan persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan adalah hal yang penting. Tidaklah negeri ini merdeka  tanpa persatuan dan kesatuan.  Dengan persatuan dan kesatuan, negara kita bisa kuat dan beribawa di mata dunia. Makanya marilah kita  membina persatuan dan menjauhi perpecahan. Jangan sampai perbedaan partai politik, suku bangsa dan agama membuat kita bercerai berai tetapi justru hendaknya menjadi kekuatan besar dalam keberagaman yang indah untuk membangun kejayaan bangsa. Selamat hari pahlawan ! Terima kasih wahai para pahlawan  bangsa semoga engkau berbahagia di alam sana. Aamiin. .           
Hai guys!!!!! alhamdulillah !seneng dech,,,, akhirnya SMA N 2 BATUSANGKAR dapat menerbitkan majalah CAHAYA.. oh ya,,, temen-temen udah pada baca belom??? kalo belom,,, duch rugi banget dech!!!!! tapi temen-temen jangan sedih dulu.. kita udah mempersiapkan untuk terbitan kedua, jadi jangan sampai ketinggalan lagi ya ????!!!!and buat temen-temen yang udah baca,makasih ya atas partisipasinya... dan untuk sedikit informasi, dimajalah ini kita dapat menuangkan kebolehan dan bakat menulis kita.dan disini kita bisa mendapatkan berbagai informasi yang belum kita ketahiu.jadi bagi temen-temen yang pengen gabung,,, masih ada kesempatan kok!!! so, jangan lupa dukungannya ya shob!!!! writen bye; sastra fitri XII IPA 1
kepala sekolah sebagai pembina upacara pada upacara pelantikan osis baru pemimpan upacara nadya putri elfian  ketua osis baru periode 2014/2015 friska yolanda putri serah terima osis lama dengan osis baru
  paski SMAN 2 Batusangkar   Marching SMA N 2 Batusangkar
  KEGIATAN SOSIALISASI KURIKULUM 2013 UNTUK SISWA BARU DAN ORANG TUA SISWA T.P 2014/2015 Hari : Senen Tanggal : 7 juli 2014 Tempat : Mushalla SMAN 2 Batusangkar   Dalam rangka kegiatan PBM untuk siswa baru tahun pelajaran 2014/2015 maka dilaksanakan sosialisasi tentang kurikulum 2013 terhadap siswa dan wali murid. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh siswa baru kelas X tahun pelajaran 2014/2015, wali murid siswa baru, kepala sekolah yang diwakili oleh wakil kepala sekolah bidang Kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang Kurikulum, wakil kepala sekolah bidang Humas, wali kelas kelas X, dan guru BK. Dalam kegiatan tersebut disampaikan antara lain : 1. Kepala Sekolah a. Mengucapkan selamat datang bagi siswa baru dan wali murid b. Menyampaikan tentang kurikulum yang dipakai oleh SMAN 2 Batusangkar c. Menyampaikan tentang peraturan secara umum. 2. Wakil kepala sekolah bidang Humas a. Memperkenalkan wali kelas khusu kelas X b. Menyampaikan tentang peraturan sekolah secara rinci. 3. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum  a. Perbedaan antara kurikulum 2006 dengan kurikulum 2013 b. Peran kurikulum 2013 terhadap peningkatan potensi siswa c. Peninlaian tentang kurikulum 2013 d. Peminatan dan lintas minat e. Model rapor 4. Mahdarina, S.Kons ( BK ) a. Meyampaikan tentang lintas minat dan peminatan b. Pengisian angket   Demikianlah kegiatan sosialisasi kurikulum 2013 kepada siswa baru dan wali murid dalam rangka proses belajar mengajar untuk tahun pelajaran 2014/2015.   Batusangkar,  8 Juli 2014 Mengetahui : Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas   Kepala       Dra. DESVIANORITA, MM                    EFRI   DEDY, S.Pd MM   NIP. 19620202 198603 2 004         NIP. 19920423 200604 1 001     Kepala sekolah menyampaikan tujuan dilaksanakan kegiatan Wakil Humas memeprkenalkan wali kelas kelas X dan Tata Tertib SMAN 2 Batusangkar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menyampaikan tentang Kurikulum 2013 Guru BK Mahdarina menyampaikan tentang angket Peminatan dan Lintas Minat Wali muriddan siswa baru mengisi angket Peminatan dan Lintas minat   LAPORAN KEGIATAN SOSIALISASI KURIKULUM 2013 PADA ORANG TUA DAN SISWA KELAS X T.P 2014/2015 SMA NEGERI 2BATUSANGKAR TAHUN 2014    

Facebook Like Box

You need to upgrade your Flash Player This is replaced by the Flash content. Place your alternate content here and users without the Flash plugin or with Javascript turned off will see this. Content here allows you to leave out noscript tags. Include a link to bypass the detection if you wish.

Copyright © 2014 SMA Negeri 2 Batusangkar | All Rights Reserved 

Alamat: Jl. Pintu Rayo Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas

Kabupaten Tanah Datar | Provinsi  Sumatera Barat | Indonesia

Telp: (0752) 574775 Email:  sman2.bsk@gmail.com

Temukan Kami disini:


     

Design by : Pandani Web Design

Order web: Klik Disini